Trend Memulai Bisnis Kecil

Dalam menghadapi masa krisis seperti sekarang ini, maka pertanyaan yang sering diajukan oleh kebanyakan orang adalah bagaimana cara yang sederhana dan yang terbaik untuk memulai usaha kecil. Banyak orang yang ingin memiliki usaha, namun tidak tahu atau tidak mengerti bagaimana cara memulainya.
Alih-alih mencari solusi, kebanyakan orang justru membuat dirinya nyaman dengan rutinitas sehari-harinya dengan memupuskan harapan untuk memiliki usaha sendiri.

Beberapa tips dalam memulai sebuah usaha kecil/bisnis kecil adalah sebagai berikut. Pertama, yang harus ditemukan adalah keahlian dan minat. Kedua, perhatikan ide bisnis apa yang cenderung terus mengalami kemajuan dalam perekonomian, alangkah baiknya jika kita mulai melakukan penelitian atas trend industri terutama industri mikro secara global, dengan melihat apa yang tersedia di luar sana sebagai potensi pasar. Apa saja yang dibeli oleh kebanyakan orang? Produk apa yang paling banyak diminati? Produk apakah yang sudah menjadi kebutuhan mutlak si konsumen?

 

Memulai usaha kecil memang membutuhkan banyak waktu, tenaga, tekad dan kerja keras. Tidak mudah menjalani tahun-tahun awal dalam menjalankan sebuah usaha. Bisa jadi kita tidak mendapatkan keuntungan apapun dalam kurun waktu tertentu, modal kita mungkin baru bisa akan kembali 1 hingga 2 tahun kedepan.

 

Itu adalah hal lumrah dalam dunia usaha, apalagi mengingat kondisi ekonomi dinegara kita yang sedang mengalami kelesuan seperti saat ini. Meski demikian, kita tidak perlu patah semangat. Oleh karenanya, sangat penting melakukan penelitian dan menemukan bisnis yang tepat di awal memulai usaha kecil. Menemukan bisnis yang berfokus pada mega tren terbesar dari milenium. Mulai mengubah kehidupan yang menawarkan produk-produk yang banyak diminati.

 

“Seorang pelaku wirausaha yang kuat adalah ketika orang tersebut selalu mengikuti trend bisnis yang semakin hari semakin berkembang, melainkan itu harus pandai pula memanfaatkan trend pemasaran yang juga berkembang sesuai dengan laju trend bisnisnya.” Begitu kata pakar marketing Rhenald Kasali.

(Notes: ”Kita jangan hanya terpaku pada jenis bisnis apa yang sedang menguntungkan, melainkan perlu memahami bagaimana cara mengelolanya menjadi jauh lebih penting dibandingkan sekadar membuat produk)

 

Ada beberapa bentuk bisnis yang sedang trend saat ini, yaitu:

 

  1. Bisnis online
    Jumlah bisnis online telah berkembang dengan konstan sejak tahun 2000 karena lebih banyak konsumen yang mendapatkan layanan internet dan menjadi lebih nyaman dengan membeli barang-barang secara online, faktanya beberapa bisnis online ini bukanlah bisnis-bisnis baru tapi jenis ritel kecil menengah ke atas yang menduga bahwa online akan sangat menguntungkan.
    Usaha kecil juga dapat dengan cepat mencapai titik profit dengan online trading, selama masih mengikuti trend bisnis yang ada dan paling tidak memiliki situs web sendiri. Trend terbaru usaha kecil adalah memiliki kehadiran jaringan media sosial, sebagai contoh seperti Twitter, Yahoo Messanger , Facebook atau bahkan Blackberry Messanger sebagai media untuk mencari tahu apa yang pelanggan katakan tentang usaha mereka dan mempromosikan produk serta layanan mereka.
  2. Produk dan jasa ramah lingkungan.
    Dekade terakhir ini telah jelas terjadi pergeseran minat kepentingan lingkungan. Isu lingkungan tidak lagi hanya kepedulian dari beberapa gelintir orang tetapi sebagian besar penduduk. Cukup banyak orang yang cukup prihatin tentang masalah seperti perubahan iklim, pemanasan global, pelestarian flora&fauna dan pencegahan polusi, misalnya, untuk menuntut tindakan dan bersedia mengeluarkan uang untuk tindakan yang mereka lihat dapat membuat perbaikan lingkungan.
    Sebagai tanggapan dari hal ini, perusahaan telah berinvestasi dalam hal produk dan layanan yang ramah lingkungan dengan harapan memanfaatkan kepedulian konsumen tentang kestabilan lingkungan. Ini melibatkan baik mengurangi atau mengubah proses yang ada menjadi lebih ramah lingkungan, seperti pada kemasan dan juga menciptakan produk-produk baru yang mengklaim hanya mengakibatkan sedikit atau tidak ada kerusakan lingkungan.
  3. Kios/Toko Kecil (Minimart)
    Sekali lagi perusahaan besar memimpin dengan tren bisnis ini, pakar menduga bagaimana hal ini bisa terjadi, tapi jelas sudah ada peningkatan yang berkembang dalam bisnis-bisnis yang memiliki usaha kecil yang melaksanakan kegiatan usaha di toko mereka. Bank dengan cabang di toko kelontong, refiller catriedge tinta di toko peralatan kantor; bisnis telah menemukan hal itu menguntungkan baik untuk menyewa ruang dalam bangunan komersial mereka kepada orang lain atau untuk mendirikan toko di toko orang lain. Anda dapat menggunakan tren usaha kecil ini untuk penghematan atau untuk membuat penghasilan tambahan jika Anda memiliki ruang yang bisa disewakan.

 

  1. Storefront? Apa itu Storefront?
    Usaha besar dan usaha kecil telah menjadi semakin divergen selama sepuluh tahun terakhir. Sementara perusahaan besar cenderung untuk berusaha untuk menjadi lebih besar, penggabungan dengan memperoleh ini atau itu, usaha kecil cenderung mendapatkan lebih kecil keuntungan. Sampai-sampai sekarang banyak usaha kecil yang tidak punya “storefront (etalase)” sama sekali. Berkat penurunan biaya dan peningkatan ketersediaan teknologi, banyak usaha kecil menemukan bahwa semua yang mereka benar-benar butuhkan adalah telepon dan kendaraan, sehingga mereka dapat berkomunikasi dengan pelanggan mereka dan memberikan produk dan / atau jasa kepada mereka.
    Di awal dekade, ponsel dan sebuah laptop yang telah membuat usaha kecil benar-benar mobile. Sekarang dengan adanya smartphone atau sejenisnya, sehingga mungkin bahkan laptop pun menjadi tidak perlu. Tergantung pada apa yang mereka lakukan, orang-orang bisnis kecil ini mungkin harus menyimpan produk atau alat di suatu tempat, tapi sebuah etalase/toko adalah jelas bukan keharusan.
  2. Bisnis Pulsa

Telekomunikasi telah menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari, apalagi dengan semakin mudahnya kita menggunakan layanan telekomunikasi selular dan semakin murahnya tarif layanan telekomunikasi di Indonesia. Dengan gencarnya promosi para operator telekomunikasi serta perluasan jaringan telekomunikasi di berbagai daerah telah membawa dampak positif terhadap pertumbuhan jumlah pengguna layanan telekomunikasi terutama telekomunikasi selular.

Saat ini jumlah pengguna layanan selular di Indonesia lebih dari 150 juta pengguna, dan jumlah ini akan terus meningkat. Para pengguna ponsel ini membutuhkan pulsa agar terus bisa berkomunikasi, sekarang saat yang tepat bagi anda untuk ikut dalam bisnis penjualan pulsa elektrik. Anda akan mendapatkan keuntungan luar biasa dari bisnis penjualan pulsa ini.

 

 

Berfokus pada layanan pelanggan sebagai diferensiasi.

Usaha retail besar dan jaringannya telah menjadi kekuatan bisnis yang dominan dekade terakhir ini dan usaha kecil telah dipaksa untuk menghindar ke niche atau mati. Bagi banyak usaha kecil, pelayanan pelanggan yang baik telah menjadi kompetitif perisai yang memungkinkan mereka untuk bertahan hidup.

Usaha kecil umumnya tidak dapat bersaing dengan “retail besar dengan rantai toko-nya” pada harga karena mereka tidak bisa menandingi daya beli atau rantai pasokan yang lebih dari pemain besar. Tapi mereka dapat bersaing dengan menawarkan sesuatu yang “toko/ pemain besar” tidak atau tidak dapat lakukan dan layanan pelanggan yang baik adalah target yang jelas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s