Dampak Investasi Sumberdaya Manusia dan Transfer Pendapatan Terhadap Distribusi Pendapatan dan Kemiskinan di Indonesia

Salah satu indikator perekonomian negara yang sangat penting adalah yang disebut dengan pendapatan nasional. Pendapatan nasional dapat diartikan sebagai suatu angka atau nilai yang menggambarkan seluruh produksi, pengeluaran, ataupun pendapatan yang dihasilkan dari semua pelaku/sektor ekonomi dari suatu negara dalam kurun waktu tertentu.
Pendapatan nasional sering dipergunakan sebagai indikator ekonomi dalam hal :
– Menentukan laju tingkat perkembangan / pertumbuhan perekonomian suatu negara
– Mengukur keberhasilan suatu negara dalam mencapai tujuan pembangunan ekonominya
– Membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat suatu negara dengan negara lainnya

Ketimpangan distribusi pendapatan dan tingkat kemiskinan rumahtangga merupakan permasalahan yang serius di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah tersebut antara lain dengan meningkatkan investasi sumberdaya manusia dan transfer pendapatan.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak investasi sumberdaya manusia dan transfer pendapatan rumahtangga terhadap distribusi pendapatan dan kemiskinan di Indonesia. Analisis menggunakan model Ekonometrika, model Ekonomi Keseimbangan Umum, metode Beta Distribusi Function dan metode Foster-Greer-Thorbecke. Data yang digunakan adalah Input-Output Indonesia tahun 2003, Sistem Neraca Sosial Ekonomi Indonesia tahun 2003 dan Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2002.

Simulasi kebijakan yang dilakukan adalah (1) investasi sumberdaya manusia untuk sektor pendidikan dan kesehatan, dan (2) transfer pendapatan kepada kelompok rumahtangga perdesaan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa investasi sumberdaya manusia dan transfer pendapatan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan rumahtangga yang diikuti oleh penurunan tingkat kemiskinan rumahtangga. Investasi sumberdaya manusia dapat mengurangi defisit anggaran pemerintah dan ketimpangan distribusi pendapatan khususnya kelompok rumahtangga buruh tani dan pengusaha pertanian, sedangkan dampak transfer pendapatan ke rumahtangga perdesaan relatif kecil mengurangi ketimpangan distribusi pendapatan dan meningkatkan defisit anggaran pemerintah.

Berdasarkan hasil simulasi tersebut disimpulkan bahwa investasi sumberdaya manusia lebih efektif menurunkan ketimpangan pendapatan dan kemiskinan dibandingkan dengan transfer pendapatan kepada kelompok rumahtangga perdesaan. Untuk menurunkan ketimpangan distribusi pendapatan dan kemiskinan diperlukan peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi sumberdaya manusia dan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan dan kesehatan bagi kelompok rumahtangga miskin.

sumber : http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/40840

One thought on “Dampak Investasi Sumberdaya Manusia dan Transfer Pendapatan Terhadap Distribusi Pendapatan dan Kemiskinan di Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s