Alasan Menggunakan LC dan Proses Penggunaan LC

Letter of Credit merupakan sistem pembayaran dimana menggunakan surat yang dikeluarkan oleh bank importir yang ditujukan kepada eksportir, yang memberikan hak kepada eksportir itu untuk menarik wesel-wesel atas importir yang bersangkutan.

Alasan para eksportir importir memilih menggunakan L/C :

  1. Kepercayaan Antara Eksportir Importir
    Kepercayaan adalah salah satu faktor eksternal yang penting untuk menjamin terlaksananya transaksi antara eksportir dan importir. Dua pihak yang tempatnya berjauhan dan belum saling mengenal merupakan suatu resiko bila dilibatkan dengan pertukaran barang dengan uang.
    Pada dasarnya faktor kepercayaan ini lebih dititikberatkan pada kemampuan kedua belah pihak baik eksportir maupun importir dalam menilai kredibilitas masing-masing.
  2. 2. Konflik kepentingan
    Sudah menjadi ciri khas nya bahwa penjual menginginkan pembayaran secepat mungkin, dan mengirim barang selambat mungkin.Sementara, pembeli pasti menginginkan sebaliknya. Dengan L/C, urusan jual-beli menjadi lebih tertib dan terjamin.

Mengapa L/C lebih banyak digunakan?

Hal ini dikarenakan L/C merupakan metode pembayaran yang paling aman, baik bagi eksportir maupun importir. Karena L/C merupakan metode paling aman, maka sistem pembayaran ini lebih banyak digunakan pada umumnya dalam dunia eksport import. Ada 4 faktor mengapa L/C lebih banyak digunakan:
1. Banyak alternatif L/C yang dapat dipilih.
Banyaknya jenis L/C yang dapat dipilih oleh para eksportir maupun importir sebelum melakukan transaksi perdagangan.
2. Pembayaran dilakukan atas dasar dokumen.
Pada penjelasan di atas dinyatakan bahwa bank hanya berurusan dengan dokumen, bukan berurusan dengan barang yang diperjualbelikan.
3. L/C bebas dari blokir dan pembatasan pembayaran devisa ke luar negeri.
Dalam kondisi krisis ekonomi dan moneter, suatu negara dapat melakukan pengawasan ketat terhadap keluarnya devisa ke luar negeri. minta advising bank / negotiating bank di negaranya untuk menjamin pembayaran L/C tersebut.

Mekanisme L/C adalah sebagai berikut :

  1. Penjual dan pembeli membuat sales contract dengan menggunakan sistem pembayaran L/C. Dan pembeli mengajukan permohonan penerbitan L/C kepada Bank.
  2. Issuing bank menerbitkan L/C yang disampaikan melalui bank penerus (advising bank) di tempat penjual. Advising bank menyampaikan asli L/C kepada penjual (beneficiary) setelah dilakukan verifikasi atau autentikasi terhadap L/C .
  3. Beneficiary melakukan pengiriman barang sesuai dengan syarat penyerahan barang (terms of delivery) yang disepakati di dalam sales contract, besrta satu set dokumen yang disyaratkan L/C kepada bank yang ditunjuk atau diberi kuasa.
  4. Nominated bank melakukan pemeriksaan kesesuaian dokumen dengan syarat dan kondisi L/C dan ketentuan yang berlaku. Nominated bank meneruskan dokumen kepada issuing bank, terlepas apakah nominated bank telah membayar terlebih dahulu atau belum. Penerusan dokumen ke bank penerbit ini dalam rangka melakukan penagihan akseptasi, pembayaran, atau pembayaran kembali (reimbursement) dalam hal dokumen telah dinegosiasi.
  5. Issuing bank melakukan pemeriksaan dokumen tersebut apakah memenuhi syarat complying presentation atau tidak. Jika dokumen dinyatakan clean, maka issuing bank wajib melakukan pembayaran. Applicant melakukan pengeluaran barang dari maskapai pelayaran dengan memenuhi kewajiban kepabeanan (import clearance).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s